Newsils.com || Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberangkatkan 1.400 pemudik melalui program mudik gratis Lebaran 2026 dengan menyiapkan 28 unit bus.
Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo, Subandi, di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (18/3/2026).
Program mudik gratis ini melayani lima rute tujuan favorit, yakni Sidoarjo–Magetan, Sidoarjo–Trenggalek, Sidoarjo–Jember, Sidoarjo–Ponorogo, dan Sidoarjo–Banyuwangi. Pendaftaran telah dibuka sejak 10 Februari 2026 dengan total kuota 1.400 penumpang atau rata-rata 50 orang per bus.
Bupati Subandi mengatakan, program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Selain itu, program ini juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran.
“Program mudik gratis ini kami hadirkan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan tertib. Kami ingin masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman tanpa khawatir soal transportasi,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh armada yang digunakan telah melalui proses pengecekan ketat dan dinyatakan layak jalan sebelum diberangkatkan.
“Seluruh bus sudah melalui uji kelayakan, termasuk pengecekan ulang sebelum keberangkatan. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki, menegaskan bahwa kondisi pengemudi juga menjadi perhatian khusus.
“Kami memastikan seluruh sopir dalam kondisi sehat, karena hal ini penting untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan,” jelasnya.
Selain itu, tim medis dari PSC 119 Kabupaten Sidoarjo dan Puskesmas Sidoarjo turut disiagakan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pemudik sebelum keberangkatan.
Rute perjalanan telah disusun secara optimal dengan mempertimbangkan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.
Rute Magetan melalui Jombang–Kertosono–Nganjuk–Madiun, rute Trenggalek melalui Jombang–Kertosono–Kediri–Nganjuk, rute Jember melalui Probolinggo–Lumajang, rute Ponorogo melalui Jombang–Kertosono–Nganjuk–Madiun, serta rute Banyuwangi melalui Probolinggo–Situbondo.
Salah satu penumpang, Anis (32), mengaku sangat terbantu dengan program ini karena dapat menghemat biaya perjalanan.
“Alhamdulillah sangat membantu. Ini tahun ketiga saya ikut mudik gratis, apalagi harga tiket sekarang cukup mahal. Dengan adanya program ini saya bisa pulang ke Magetan bersama keluarga dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Penumpang lainnya, Wiwik (53), juga mengapresiasi fasilitas dan pelayanan yang diberikan.
“Pelayanannya bagus, proses pendaftaran mudah dan busnya nyaman. Semoga program seperti ini bisa terus ada setiap tahun,” katanya. Sult





