20.8 C
Indonesia
Jumat, Mei 8, 2026

SMP Al Muslim Waru Wujudkan Aksi Nyata Lewat Program Young Changemakers 2025/2026

Newsils.com || Sidoarjo – Bukan sekadar belajar teori di kelas, siswa-siswi kelas VIII SMP Al Muslim Waru membuktikan kepedulian sosial melalui aksi nyata dalam program Young Changemakers (YCM) tahun ajaran 2025/2026 bertema “Dream It, Grow It, & Do It.”
Sebagai sekolah dengan jargon Sekolah Sang Pemimpin, SMP Al Muslim terus menghadirkan pembelajaran kontekstual dan eksploratif yang melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.
Program YCM merupakan implementasi dari program unggulan Leadership yang menjadikan masyarakat sebagai laboratorium belajar yang dinamis. Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar memahami persoalan sosial, tetapi juga terlibat langsung dalam mencari solusi dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Perjalanan YCM dimulai sejak September 2025. Para siswa melakukan survei ke beberapa desa di sekitar sekolah untuk mengidentifikasi permasalahan lingkungan dan sosial melalui observasi serta wawancara bersama warga. Hasil temuan kemudian disusun menjadi proposal kegiatan yang dipresentasikan dalam uji publik di hadapan orang tua dan praktisi.
Sebelum menjalankan aksi, para siswa juga dilatih membangun jiwa social entrepreneur melalui kegiatan bazar dan kantin sekolah guna menghimpun dana operasional secara mandiri. Proses tersebut menjadi sarana pembelajaran tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan.
Puncak pelaksanaan YCM berlangsung sepanjang April hingga Mei 2026 dengan melibatkan seluruh siswa kelas VIII yang terbagi dalam sepuluh tim aksi. Lima kelas, yakni VIII Abu Bakar Ash Shiddiq, VIII Umar Bin Khattab, VIII Utsman Bin Affan, VIII Ali Bin Abi Thalib, dan VIII Abdurahman Bin Auf, masing-masing menurunkan dua tim dengan tema dan lokasi pengabdian yang berbeda.
Beragam isu diangkat dalam program ini, mulai dari inovasi UMKM, pengelolaan sampah dan lingkungan hidup, kesehatan mental, kesehatan lansia dan balita, hingga pertanian organik. Aksi dilaksanakan di sejumlah wilayah, antara lain Desa Berbek, Desa Tambakrejo, Desa Tambak Sumur, Dusun Wadungasri, Dusun Gedongan, dan Desa Kepuhkiriman.
Kelas VIII Abu Bakar Ash Shiddiq melaksanakan program inovasi UMKM dan edukasi pengelolaan sampah di Desa Berbek. Tim UMKM mengadakan workshop kewirausahaan bagi warga RT 04 RW 01 pada 13, 15, dan 16 April 2026. Sementara tim lainnya menggelar edukasi kebersihan dan inspeksi pengelolaan sampah bersama DLHK Sidoarjo di TPST Berbek pada 14 dan 17 April 2026.
Kelas VIII Umar Bin Khattab menghadirkan program BIMASENA di SDN 1 Tambakrejo pada 15 April 2026 berupa edukasi kesehatan mental dan pembentukan karakter bagi siswa sekolah dasar. Tim lainnya memberikan layanan dan edukasi kesehatan lansia bersama dr. Nurul Massita, Sp.KFR., di Balai RW 05 Desa Tambakrejo pada 22 April 2026.
Kelas VIII Utsman Bin Affan berfokus pada pengolahan limbah rumah tangga di Desa Tambak Sumur. Tim pertama mengajak warga membuat eco enzyme dari limbah kulit buah dan sayur, sedangkan tim kedua mengedukasi pembuatan sabun batang dari minyak jelantah.
Sementara itu, kelas VIII Ali Bin Abi Thalib menjalankan program penghijauan dan tanaman obat keluarga (TOGA) di Dusun Wadungasri dan Dusun Gedongan. Adapun kelas VIII Abdurahman Bin Auf melaksanakan program pembuatan pupuk organik cair dari limbah pasar serta edukasi gizi balita dan pemeriksaan kesehatan lansia di Desa Kepuhkiriman.
Salah satu program yang mendapat perhatian warga adalah aksi inovasi UMKM dari Tim 1 kelas VIII Abu Bakar Ash Shiddiq. Setelah workshop berlangsung, para siswa kembali melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM Desa Berbek pada 7 Mei 2026 guna memastikan program berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga.
Kepala SMP Al Muslim, Ustazah Ika Sriyaningsih, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi semangat dan kontribusi para siswa dalam program tersebut.
“Program Young Changemakers adalah wujud nyata visi sekolah dalam melahirkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap permasalahan masyarakat dan berani mengambil tindakan nyata. Kami bangga siswa-siswi kami mampu memberikan kontribusi yang dirasakan langsung oleh warga sekitar,” ujarnya.
Guru pembimbing YCM, Ustazah Eko Puji Lestari, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis survei dan aksi nyata ini selaras dengan semangat Deep Learning yang saat ini dikembangkan pemerintah.
“Kami ingin pembelajaran menjadi bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan.
Siswa belajar bukan hanya dari buku, tetapi juga dari kehidupan nyata dan merasakan langsung bahwa kehadiran mereka dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Antusiasme positif juga datang dari warga Desa Berbek yang mengikuti program UMKM. Salah satu peserta, Bu Yayuk, mengaku terbantu dengan pendampingan yang diberikan siswa.
“Saya tidak menyangka anak-anak sekolah bisa membantu kami dengan cara yang sangat praktis. Mereka mengajari kami mengatur keuangan usaha dan berinovasi dalam produk. Rasanya seperti punya teman bisnis baru,” tuturnya.
Sementara itu, Febby, salah satu siswa peserta YCM, mengaku mendapatkan pengalaman berharga melalui kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini mengajarkan kami bahwa ilmu yang dipelajari di sekolah bisa langsung berguna untuk orang lain. Semoga usaha ibu-ibu di sini semakin maju,” ujarnya.
Melalui program Young Changemakers 2025/2026, SMP Al Muslim Waru membuktikan bahwa generasi muda tidak hanya menjadi penerus bangsa, tetapi juga mampu menjadi pembaharu yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sejak sekarang.
Dengan semangat Dream It, Grow It, & Do It, siswa-siswi SMP Al Muslim terus melangkah membawa solusi nyata demi terciptanya masyarakat yang lebih baik. Sult
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular