Newsils.com || Sidoarjo — Ribuan personel gabungan TNI-Polri dan unsur pengamanan lainnya mulai digeser dalam Apel Tactical Game Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Sidoarjo.
Kekuatan besar diterjunkan demi memastikan pesta demokrasi tingkat desa berlangsung aman dan kondusif. Sebanyak 200 personel TNI, 1.140 anggota Polresta Sidoarjo, 100 personel Brimob Porong, serta 100 anggota Linmas disiagakan untuk mengawal seluruh tahapan Pilkades.
Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Zainur Rofik, S.I.K., menegaskan seluruh personel yang telah menerima sprint pengamanan agar segera bergerak menempati pos masing-masing tanpa ada yang lengah sedikit pun.

“Anggota yang sudah tersprint segera menempati pos masing-masing. Jangan lupa membaca buku panduan berupa PDF yang sudah dikirim di handphone masing-masing,” tegas AKBP Zainur Rofik di hadapan pasukan.
Dalam arahannya, ia juga menekankan agar patroli dan pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.
Tak hanya itu, Tim Satgas Anti Pebotoh turut mendapat perhatian khusus. Mereka diminta bergerak cepat, responsif, dan cekatan dalam mendeteksi serta menindak potensi praktik perjudian maupun provokasi yang dapat mengganggu jalannya Pilkades.
“Satgas Anti Pebotoh harus meningkatkan kewaspadaan dan bergerak cepat di lapangan,” ujarnya.
Penekanan keras juga diberikan kepada seluruh Kapolsek jajaran sebagai pemangku wilayah agar tidak lengah sedikit pun terhadap perkembangan situasi di daerah masing-masing.
“Kapolsek sebagai pemangku kewilayahan harus meningkatkan monitoring dan kewaspadaan tingkat dewa,” tutur AKBP M. Zainur Rofik dengan tegas.
Dengan kekuatan penuh yang diterjunkan, aparat gabungan berkomitmen menjaga stabilitas keamanan sehingga Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan aman, damai, tertib, dan bebas dari gangguan. Sulton





