Newsils.com || PASURUAN – Sat binmas Polres Pasuruan menggelar safari Ramadhan kepada kader posyandu di Balai Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/2/2026).
Kepada kader posyandu polisi ingatkan bahaya narkoba hingga pinjaman online (pinjol) ilegal, sebagai langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di bulan suci Ramadhan.
Sekitar 50 peserta yang terdiri dari kader Posyandu, pengurus, serta bidan desa mengikuti kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) Harkamtibmas. Materi yang disampaikan mencakup bahaya penyalahgunaan narkoba dan psikotropika, maraknya judi online, pinjol ilegal, perundungan (bullying), hingga pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos., menegaskan bahwa kader Posyandu memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan keluarga dan masyarakat.
“Kader Posyandu adalah ujung tombak di lingkungan masing-masing. Kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang ikut mengedukasi keluarga agar menjauhi narkoba, judi online, serta berbagai bentuk pelanggaran hukum,” ujarnya.
Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menekankan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari pendekatan preventif Polri melalui Program Cooling System.
“Pencegahan adalah langkah utama. Melalui sinergi dengan kader Posyandu, kami ingin memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng pertama melawan kejahatan. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” tegas AKBP Harto Agung Cahyono.
Menurutnya, menjelang Ramadan biasanya terjadi peningkatan potensi gangguan sosial, sehingga edukasi dan komunikasi aktif dengan masyarakat perlu diperkuat.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Ketua Posyandu Desa Sumbergedang menyampaikan apresiasi atas pembekalan yang diberikan, karena dinilai menambah wawasan kader dalam menghadapi tantangan sosial di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan berharap terbangun komunikasi yang lebih erat antara masyarakat dan kepolisian sehingga warga tidak ragu melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sult/hms





