Newsils.com || SURABAYA – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak, Polda Jawa Timur, berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Jalan Wonosari, Surabaya.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan empat tersangka yang diduga berperan sebagai pengedar. Mereka masing-masing berinisial AM (43), N (32), ADF (19), dan M (31).
Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 31 paket sabu siap edar dengan berat kotor mencapai 15,80 gram.
Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak, AKP Adik Agus Putrawan, mengungkapkan bahwa seluruh sabu yang diamankan telah dikemas dalam paket kecil untuk diedarkan.
“Kami amankan sabu tersebut sudah dalam kemasan siap edar,” ujarnya, Selasa (7/4).
Penangkapan dilakukan pada Rabu (1/4) sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah rumah di kawasan Jalan Wonosari, Surabaya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, sabu tersebut diketahui berasal dari seorang pemasok berinisial MM yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Tersangka AM mengaku memperoleh barang haram tersebut dengan membeli langsung dari MM di pinggir Jalan Raya Bringin, Kabupaten Bangkalan, Madura.
“Tersangka membeli sekitar 10 gram sabu dengan harga Rp6,5 juta,” jelas AKP Agus Putrawan.
Setelah mendapatkan barang tersebut, AM bersama N dan ADF membagi sabu menjadi paket-paket kecil siap edar. Selanjutnya, sabu tersebut diedarkan oleh ADF dan M.
Dari hasil pemeriksaan, para tersangka diketahui telah menjalankan aktivitas peredaran sabu selama kurang lebih dua bulan.
Mereka menjual sabu dalam paket kecil dengan harga bervariasi, mulai dari Rp150 ribu hingga Rp600 ribu per paket. Dari aktivitas tersebut, para pelaku dapat meraup keuntungan hingga Rp2 juta untuk setiap lima gram sabu yang terjual.
Selain memperoleh keuntungan materi, para tersangka juga diketahui kerap mengonsumsi sabu secara cuma-cuma dari hasil peredaran tersebut.
Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan uang tunai sebesar Rp2,9 juta yang diduga merupakan hasil penjualan sabu.
“Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk memburu pemasok berinisial MM,” pungkasnya. Sult





