24.3 C
Indonesia
Selasa, Mei 19, 2026

Pemkab Sidoarjo Sosialisasikan Pengadaan Tanah Flyover Gedangan, Target Rampung Akhir 2026

Newsils.com || Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai melakukan sosialisasi rencana pengadaan tanah untuk pembangunan Flyover Gedangan, Senin malam (18/5/2026). Kegiatan yang digelar di Kantor Kecamatan Gedangan itu dihadiri ratusan warga pemilik lahan yang terdampak proyek.

Dalam agenda tersebut, Pemkab Sidoarjo menargetkan proses pembebasan lahan selesai pada akhir tahun 2026.

Sementara pembangunan flyover direncanakan dimulai pada 2027 mendatang.

Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA, Kepala Dinas Perkim CKTR, Camat Gedangan, para kepala desa, serta perwakilan dari BPN, Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, dan instansi terkait lainnya.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa pembangunan Flyover Gedangan merupakan program prioritas pemerintah daerah guna mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan perempatan Gedangan.

Program tersebut juga menjadi bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo serta telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

“Kami pastikan masyarakat tidak dirugikan, justru diuntungkan. Semua aset, baik tanah, bangunan, maupun tanaman akan diganti sesuai hasil penilaian appraisal tertinggi tanpa perantara atau makelar,” tegas Subandi di hadapan warga.

Selama sosialisasi berlangsung, warga terlihat antusias dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait kelengkapan dokumen tanah, mekanisme pembebasan lahan, hak waris, hingga ketentuan pajak dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, M. Makhmud, menjelaskan bahwa tahapan pengadaan tanah meliputi proses perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan.

Tahapan tersebut mencakup pengukuran lahan, inventarisasi data fisik dan yuridis, penilaian oleh tim appraisal independen, hingga pemberian ganti kerugian kepada pihak yang berhak.

Menurutnya, pembangunan flyover ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di wilayah Gedangan sekaligus memberikan dampak positif bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

 

Makhmud juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil kajian teknis Detail Engineering Design (DED), trase proyek digeser ke sisi timur karena dinilai lebih efisien dan memiliki kondisi tanah yang lebih ideal untuk pembangunan struktur jembatan.

“Pergeseran trase ke sisi timur mempertimbangkan efisiensi anggaran, kondisi topografi, serta jumlah bidang terdampak yang lebih sedikit. Total luas lahan terdampak mencapai 45.822 meter persegi dengan 89 kepala keluarga,” jelasnya.

Selain itu, sebagian besar lahan di sisi timur juga merupakan aset milik negara seperti Polsek, Puskesmas, PDAM, dan lahan milik PT KAI.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi memastikan masyarakat tidak akan dibebani pajak maupun BPHTB dalam proses pembebasan lahan. Ia juga mengimbau warga segera menyiapkan seluruh dokumen kepemilikan tanah agar proses administrasi berjalan lancar.

Dengan dukungan masyarakat dan sinergi lintas instansi, proyek Flyover Gedangan diharapkan segera terealisasi sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan konektivitas di wilayah Sidoarjo selatan. Sult

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular