Newsils.com || Gedangan, Sidoarjo – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Sidoarjo pada Minggu sore (15/3) sekitar pukul 15.00 WIB kembali menimbulkan genangan di sejumlah wilayah. Salah satu yang terdampak adalah lingkungan RT 03/RW 01 Desa Ketajen yang tergenang banjir setinggi kurang lebih 15 sentimeter.
Air yang menggenangi lorong-lorong gang sempit membuat aktivitas warga terganggu.
Kondisi ini bukan kali pertama terjadi. Setiap kali hujan deras turun, wilayah tersebut hampir selalu mengalami genangan karena aliran air tidak dapat mengalir dengan cepat.
Yang menjadi sorotan warga, hingga saat ini RT 03 belum memiliki pompa penyedot air sebagaimana yang telah tersedia di beberapa RT lain di Desa Ketajen. Ketimpangan fasilitas tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat mengenai pemerataan perhatian dari pemerintah desa.

Warga menilai, pompa penyedot air seharusnya menjadi fasilitas dasar di wilayah yang rawan genangan. Terlebih kondisi gang yang sempit membuat air sulit surut tanpa bantuan alat penyedot.
Tidak hanya itu, saat genangan terjadi, warga juga mengaku tidak melihat adanya peninjauan langsung dari aparatur pemerintah desa. Hal ini menimbulkan kesan bahwa keluhan masyarakat kurang mendapat perhatian serius.
“Kalau hujan deras pasti seperti ini. Air masuk ke gang dan lama surutnya. Kami hanya berharap ada perhatian nyata dari pemerintah desa,” ungkap salah satu warga.
Beberapa warga bahkan menyayangkan sikap aparatur desa yang dinilai terkesan menutup mata terhadap kondisi tersebut. Mereka berharap pemerintah desa tidak hanya hadir ketika ada agenda resmi, tetapi juga turun langsung melihat kondisi warga di lapangan, meskipun kejadian berlangsung pada hari libur.
Warga RT 03/RW 01 Desa Ketajen berharap pemerintah desa segera mengambil langkah konkret, mulai dari penyediaan pompa penyedot air hingga pembenahan sistem drainase lingkungan.
Tanpa langkah nyata, genangan air yang terjadi setiap kali hujan deras dikhawatirkan akan terus menjadi masalah yang berulang bagi warga setempat. Sult





