Newsils.com || Sidoarjo — Polemik robohnya gedung TK DWP Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, yang sempat membuat seorang wali murid mengalami luka, kini memasuki babak baru.
Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Damroni Kuldori, turun langsung meninjau lokasi dan berjanji mendorong pembangunan kembali gedung sekolah tersebut melalui anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
Kehadiran Damroni menjadi angin segar bagi pihak sekolah dan pemerintah desa. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, ia menyampaikan komitmennya agar fasilitas pendidikan TK DWP Karangpuri segera mendapatkan perhatian dan dibangun kembali secara layak.
Sebelumnya, muncul tudingan bahwa gedung TK DWP yang roboh tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Namun, tudingan itu dibantah tegas oleh Kepala Desa Karangpuri, Reni Susilowati.
Reni menjelaskan, bangunan TK DWP tersebut sudah dalam kondisi roboh dan tidak layak digunakan sebelum adanya pembangunan gedung KDMP.
“Gedung TK DWP memang sudah roboh dan tidak layak digunakan sebelum pembangunan KDMP. Saat itu jumlah murid hanya sekitar 12 anak,” ujar Reni.
Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, Pemerintah Desa Karangpuri kemudian menyediakan dan memfasilitasi lokasi baru bagi TK DWP di sekitar area Pemerintah Desa Karangpuri. Bangunan tersebut memiliki luas sekitar 21 x 13 meter.
Menurut Reni, keberadaan KDMP tidak boleh menjadi alasan terhentinya program pendidikan. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa tetap berkomitmen memperjuangkan pembangunan gedung TK DWP.
“Kami sudah bersama kepala sekolah mengajukan proposal pembangunan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.
Kami ingin gedung TK DWP segera berdiri dan anak-anak mendapatkan fasilitas belajar yang layak,” katanya.
Reni juga menyampaikan apresiasinya atas perhatian Damroni Kuldori yang meminta agar proposal tersebut turut disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
Di sisi lain, Reni menegaskan dukungannya terhadap program KDMP yang merupakan program pemerintah pusat.
“Program KDMP milik Presiden RI Prabowo Subianto tidak boleh tertunda. Kami cinta Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Silakan program KDMP berjalan, sementara TK DWP tetap kita fasilitasi di samping Pemdes Karangpuri,” tegasnya.
Sementara itu, Danramil Wonoayu Kapten Inf Sanusi mengatakan, TNI melalui Koramil Wonoayu bersama Babinsa turut melakukan pengawalan dan pemantauan terhadap pelaksanaan program KDMP di wilayahnya.
Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Program KDMP ini merupakan tugas mulia dari pimpinan. Kami terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar pelaksanaannya di Kabupaten Sidoarjo segera sukses dan berjalan sesuai ketentuan,” tutur Babinsa
Dengan turunnya anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo secara langsung serta adanya pengajuan proposal kepada pemerintah daerah, pihak sekolah dan masyarakat berharap pembangunan gedung TK DWP Karangpuri segera terealisasi.
Kini, perhatian publik bukan lagi sekadar tertuju pada robohnya bangunan lama, melainkan pada seberapa cepat pemerintah merealisasikan gedung baru yang aman, layak, dan nyaman bagi anak-anak TK DWP Karangpuri. Sult












